Hal ini diungkapkan oleh Trump dalam wawancara di Stasiun ABC 'Good Morning America' sehari setelah dirinya enggan menanggapi soal dukungan David Duke. Saat itu Trump diwawancarai oleh Jake Tapper dari CNN.
"Saya siap membuat pernyataan tegas untuk menyangkal semua dukungan dari supremasi kulit putih," kata bakal calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump seperti dilansir dari CNN, Rabu (2/3/2016).
"Saya tidak menanggapi mereka. Saya hanya menjaga agar hal itu tidak terjadi. Saya rasa David Duke mengingkari itu," lanjutnya.
Trump kemudian memberi contoh tentang sebuah Klub Lago Mar di Palm Beach. Klub milik Trump tersebut menurutnya sebagai bukti bahwa adanya kesamaan ras.
"Tidak ada yang seperti saya yang memperlakukan semua ras dengan sama. Anda lihat di Palm Beach Florida. Saya membangun Klub Lago Mar dan itu benar-benar terbuka untuk semua orang," ucap Trump.
Sebelumnya dalam wawancara dengan acara CNN 'State of the Union', Senin (29/2/2016), Trump yang kini menjadi kandidat terdepan Partai Republik ini mengaku tak tahu apa-apa soal Duke dan kelompoknya.
"Saya tidak tahu kelompok apa yang Anda bicarakan. Anda tentu tidak ingin saya mengecam kelompok yang tidak saya ketahui. Saya harus memeriksa soal hal ini," ucap Trump kepada jurnalis Jake Tapper, pembawa acara 'State of the Union'.
Saat ditanya soal isu yang sama dalam konferensi pers pada Jumat (26/2), Trump terlihat kaget. "David Duke mendukung saya? Saya menyangkal," ujarnya. Jawaban Trump itu memicu berbagai kritikan dari banyak pihak termasuk kandidat capres Partai Republik lainnya.
"Kelompok penuh kebencian tidak memiliki tempat di Amerika. Kita lebih kuat bersama. Titik," ucap Gubernur Ohio Joh Kasich yang juga saingan Trump dalam pencapresan.
"Sungguh menyedihkan. @realDonaldTrump Anda lebih baik dari ini. Kita semua setuju, rasialisme salah, KKK mengerikan," sebut kandidat Partai Republik lainnya, Ted Cruz. (yds/dha)











































