Insiden itu terjadi dalam bentrokan yang pecah setelah sebuah kendaraan jeep yang membawa dua penjaga perbatasan Israel, masuk ke kamp pengungsi tersebut secara tak sengaja.
Juru bicara kepolisian Israel mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (1/3/2016), lima polisi Israel juga terluka dalam insiden itu, satu di antaranya mengalami luka serius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut kepolisian, jeep yang masuk ke kamp pengungsi tersebut diserang dengan lemparan batu dan bom molotov oleh warga kamp. Pasukan tentara dan polisi kemudian dikerahkan ke kamp tersebut untuk menyelamatkan kedua penjaga perbatasan yang berada di dalam jeep tersebut. Saat itulah para tentara dan polisi Israel melepaskan tembakan ke warga kamp, hingga menimbulkan korban.
Insiden ini terjadi di tengah gelombang kekerasan antara warga Palestina dan Israel yang marak sejak Oktober 2015 lalu. Sejauh ini, menurut penghitungan AFP, sedikitnya 178 warga Palestina tewas di tangan tentara Israel. Kebanyakan dari mereka merupakan pelaku serangan. Sedangkan sebanyak 28 warga Israel serta seorang warga Amerika, satu warga Sudan dan satu warga Eritrea menjadi korban serangan-serangan warga Palestina.
(ita/ita)











































