84 Warga Palestina Ditangkap Israel dalam 10 Hari Terakhir

84 Warga Palestina Ditangkap Israel dalam 10 Hari Terakhir

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 01 Mar 2016 13:13 WIB
84 Warga Palestina Ditangkap Israel dalam 10 Hari Terakhir
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Tepi Barat, - Otoritas Israel telah menangkap puluhan warga Palestina dalam 10 hari terakhir ini. Sebanyak 84 orang tersebut dikenai "penahanan administratif", yakni prosedur kontroversial di mana para tahanan bisa ditahan tanpa didakwa.

Menurut sebuah organisasi non-pemerintah Palestinian Prisoners' Club seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (1/3/2016), sebanyak 84 warga Palestina telah ditahan sesuai prosedur tersebut dalam waktu 10 hari terakhir.

Dari jumlah itu, sebanyak 39 warga Palestina telah ditangkap dan dikenai penahanan administratif selama dua hingga enam bulan. Sementara 45 orang lainnya telah diperpanjang masa tahanannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prosedur kontroversial tersebut memungkinkan Israel menahan para tersangka tanpa persidangan untuk kurun waktu selama enam bulan yang bisa diperpanjang.

Pada Jumat, 26 Februari lalu, jurnalis Palestina, Mohammed al-Qiq mengakhiri aksi mogok makan yang telah dilakukannya selama 94 hari. Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas penahanan dirinya yang tanpa persidangan ataupun dakwaan. Qiq mengakhiri mogok makannya setelah otoritas Israel setuju untuk membebaskan dirinya pada Mei mendatang.

Menurut Palestinian Prisoners' Club, dengan penahanan 84 warga Palestina tersebut berarti sejauh ini sudah lebih dari 700 warga Palestina yang ditahan sesuai prosedur penahanan administratif. Mereka termasuk di antara total 7 ribu lebih warga Palestina yang saat ini mendekam di penjara-penjara Israel. Menurut NGO tersebut yang mengikuti kasus-kasus penahanan warga Palestina, angka 7 ribu tahanan Palestina tersebut merupakan yang tertinggi sejak tahun 2009.

(ita/ita)


Berita Terkait