Disampaikan kepolisian setempat, seperti dilansir AFP, Senin (29/2/2016), empat turis asal Prancis diserang para pelaku di Pulau Koh Kut pada Sabtu (27/2) malam. Pulau terpencil itu terletak dekat dengan perbatasan Kamboja.
Menurut polisi, para pelaku nekat berenang dari kapal nelayan mereka untuk mendekati korban dan menyerang mereka. Dua turis laki-laki mengalami luka-luka akibat serangan brutal itu, namun berhasil meloloskan diri dan meminta bantuan warga setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (para pelaku) semuanya mengakui dan polisi telah membawa para pelaku melakukan rekonstruksi kejadian," ujar Mayor Jenderal Polisi, Nopparat Rinthaphol kepada AFP.
Kelima pelaku penyerangan dijerat dakwaan pemerkosaan dan penyerangan. Sedangkan para korban dilarikan ke rumah sakit setempat.
Thailand selama ini dikenal sebagai tujuan wisata ternama, dengan lebih dari 28 juta orang mengunjungi negara ini sepanjang tahun 2015 lalu. Periode bulan Desember hingga Februari, ketika iklim tropis sedikit sejuk, merupakan puncak musim wisata. Namun sayangnya, serangkaian tindak kriminal terhadap warga asing yang marak di Thailand menodai reputasi itu.
(nvc/ita)











































