Juru bicara Masyarakat Palang Merah Palestina, PRCS, Errab Foqoha mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (29/2/2016), dua warga Palestina mengalami luka-luka serius di bagian dada mereka akibat tembakan tentara Israel.
Mereka ditembak oleh tentara-tentara Israel yang menyerbu kota al-Khader, yang berlokasi sekitar lima kilometer sebelah barat Bethlehem pada Minggu, 28 Februari waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu di hari yang sama, bentrokan antara warga Palestina dan tentara-tentara Israel terjadi di kota Khan Yunis, bagian selatan Jalur Gaza. Dalam insiden itu, pasukan Israel menembak dan melukai seorang pria Palestina. Tak disebutkan nama warga Palestina yang terluka tersebut.
Insiden ini terjadi di tengah gelombang kekerasan antara warga Palestina dan Israel yang marak sejak 1 Oktober 2015 lalu. Sejauh ini, lebih dari 160 warga Palestina tewas dalam rangkaian kekerasan tersebut. Sebagian besar warga Palestina yang tewas merupakan pelaku penyerangan yang tewas ditembak aparat Israel. Sebanyak 20 warga Israel, seorang warga Amerika Serikat dan seorang warga Eritrea juga tewas dalam serangan-serangan tersebut.
(ita/ita)











































