Seorang Pendeta AS Tewas Ditembak di Gereja

Seorang Pendeta AS Tewas Ditembak di Gereja

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 29 Feb 2016 13:03 WIB
Seorang Pendeta AS Tewas Ditembak di Gereja
Ilustrasi (AFP PHOTO/MARK RALSTON)
Ohio - Aksi penembakan terjadi di sebuah gereja di Ohio, Amerika Serikat dan menewaskan seorang pendeta. Pelaku penembakan yang merupakan saudara laki-laki sang pendeta telah ditangkap.

Seperti dilansir CNN, Senin (29/2/2016), pelaku yang diidentifikasi bernama Daniel Schooler (68) menembak pendeta William Schooler (70) di kantor gereja St Peters Missionary Baptist Church di Dayton, Ohio. Insiden ini terjadi pada Minggu (28/2) waktu setempat, ketika gereja tersebut tengah menggelar ibadah hari Minggu.

"Dia (pendeta Schooler) satu-satunya target dan tampaknya memang menjadi target (penembakan)," sebut kepala Divisi Pembunuhan pada Kepolisian Dayton, Sersan Richard Blommel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sedang mengikuti kebaktian di gereja ketika pelaku mulai melepas tembakan, dan semua orang melarikan diri," terang seorang wanita yang tengah mengikuti ibadah hari Minggu ketika penembakan terjadi dan menghubungi layanan darurat 911.

Blommel menambahkan, tidak ada korban luka lainnya dalam insiden ini. Dituturkan salah satu jemaat gereja tersebut, Alberta Blayth kepada media lokal WHIO, pelaku penembakan ikut duduk dan berdoa di dalam gereja, sebelum dia pergi ke kantor pendeta.

"Tidak sampai satu menit dan saya mendengar dua kali suara tembakan, dan.. saya melihat semua orang lari keluar gereja. Dan kami terus mendengar suara tembakan. Dor, dor, dor," tutur Blayth.

Sejumlah saksi mata menuturkan kepada media setempat lainnya WDTN yang juga afiliasi CNN, penembakan ini terjadi ketika paduan suara gereja sedang tampil dalam ibadah hari Minggu. Dilaporkan WDTN, sekitar 20 orang ada di dalam gereja ketika penembakan terjadi.

Pelaku penembakan yang merupakan saudara laki-laki pendeta Schooler, kini berada dalam penahanan otoritas setempat. Dakwaan terhadapnya akan segera diumumkan oleh pengadilan pada Senin (29/2) waktu setempat. Motif penembakan ini belum diketahui pasti. Kepolisian setempat masih menyelidiki lebih lanjut insiden penembakan ini.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads