"Kami perkirakan bahwa di negara kami, jumlah mereka yang terjebak akan mencapai 50.000 hingga 70.000 orang bulan depan," ujar Menteri Imigrasi Yunani Yiannis Mouzalas seperti dilansir media Press TV, Senin (29/2/2016).
Dikatakannya, saat ini ada sekitar 22 ribu pengungsi di Yunani. Dari jumlah itu, lebih dari 6.500 orang pengungsi saat ini berada di kamp Idomeni di dekat perbatasan Yunani dengan Macedonia pada Minggu, 28 Februari waktu setempat. Membludaknya jumlah pengungsi tersebut dikarenakan negara Balkan itu telah menerapkan batasan 300 pengungsi tiap hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Macedonia, Slovenia, Kroasia dan Serbia juga memutuskan untuk menerapkan batas 580 pengungsi yang masuk ke wilayah mereka tiap hari. Austria bahkan hanya akan menerima 80 pengungsi tiap hari dan akan mengizinkan 3.200 pengungsi transit di negeri itu setiap harinya.
Sebelumnya pada September 2015 lalu, para menteri Uni Eropa setuju untuk merelokasi 120 ribu pengungsi dari Italia, Yunani dan Hungaria ke negara-negara Uni Eropa lainnya. Namun Rumania, Republik Ceko, Slovakia menyatakan penolakan atas keputusan tersebut.
(ita/ita)











































