Tim penyelamat telah mengevakuasi dua jasad korban dari tambang batu bara Severnaya yang ada di area terpencil Komi, Rusia bagian utara ini. Hingga kini, petugas penyelamat masih berusaha mencari korban hilang yang terjebak reruntuhan.
Lebih dari 80 pekerja tambang lainnya telah berhasil dievakuasi keluar dari area tambang yang terletak di lokasi sejauh 1.900 kilometer dari Moskow ini. Disebutkan otoritas darurat setempat, area tambang ini dilanda ledakan yang dipicu akibat tekanan di dalam tambang bawah tanah ini pada Kamis (25/2) sore waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor berita RIA Novosti melaporkan, Menteri Urusan Darurat Rusia Vladimir Puchkov mengunjungi langsung lokasi kejadian pada Kamis (25/2) malam waktu setempat untuk memantau operasi penyelamatan.
Insiden runtuhnya tambang batu bara cukup sering terjadi di wilayah Rusia dan juga wilayah-wilayah bekas Uni Soviet lainnya. Di wilayah-wilayah tersebut, ada banyak gedung dan fasilitas yang tidak dimodernisasi sejak era Soviet.
Sebelumnya pada tahun 2007 lalu, sedikitnya 108 pekerja tambang tewas akibat ledakan di area tambang Kemerovo di wilayah Siberia.
(nvc/ita)











































