"Indikasi terbaru menunjukkan bahwa para teroris mungkin sedang dalam tahap lanjut mempersiapkan serangan-serangan di Indonesia," demikian bunyi travel advisory yang diposting di situs pemerintah Australia seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (25/2/2016).
Belum ada keterangan lebih detail dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia mengenai peringatan tersebut .
Sebelumnya pada Minggu, 21 Februari lalu, pemerintah Australia mengeluarkan statemen serupa mengenai kemungkinan serangan di Kuala Lumpur dan sekitarnya. Kedutaan Inggris, Selandia Baru, Kanada dan misi-misi diplomatik lainnya di Malaysia kemudian, mengeluarkan pernyataan imbauan untuk tidak berkunjung ke pulau-pulau di wilayah negeri bagian Sabah.
Malaysia telah dalam keadaan siaga tinggi sejak serangan teror yang terjadi di Jakarta pada Januari lalu. Delapan orang termasuk empat pelaku penyerangan, tewas dalam serangan tersebut. Kelompok radikal ISIS telah mengklaim serangan teror itu. (ita/ita)











































