Macedonia Tutup Perbatasan, 8 Ribu Migran Afghanistan Telantar di Yunani

Macedonia Tutup Perbatasan, 8 Ribu Migran Afghanistan Telantar di Yunani

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 23 Feb 2016 14:21 WIB
Macedonia Tutup Perbatasan, 8 Ribu Migran Afghanistan Telantar di Yunani
ilustrasi (Foto: Getty Images)
Athena, - Ribuan migran Afghanistan telantar di Yunani setelah Macedonia mendadak menutup perbatasannya untuk warga Afghanistan. Masalah baru pun timbul di tengah krisis pengungsi yang melanda negara-negara Eropa.

Sekitar 8 ribu orang telantar di perbatasan Yunani utara dan di pelabuhan Piraeus setelah otoritas Macedonia menerapkan langkah tersebut pada Minggu, 21 Februari waktu setempat. Langkah ini diambil setelah negara-negara lain yang berada di jalur migran, memulangkan pengungsi Afghan ke Macedonia.

Kepolisian Macedonia dalam statemennya menyatakan, pihaknya membatasi migran Afghan "karena Serbia, Kroasia dan Slovenia memutuskan untuk mengurangi jumlah mereka".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disebutkan kepolisian seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (23/2/2016), lebih dari 600 pengungsi Afghan telah dipulangkan ke Macedonia dalam beberapa hari terakhir.

"Kami tak bisa membiarkan Macedonia menjadi zona penyangga dan kamp pengungsi," ujar seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Afghan yang enggan disebut namanya.

Langkah ini menuai protes para pengungsi Afghan. Ratusan warga Afghan menduduki jalur kereta api yang menghubungkan Yunani dan Macedonia. Massa membawa kertas-kertas bertuliskan: "Kami tak bisa kembali" dan "Mengapa rasisme?". Puluhan anak-anak Afghan juga membawa kertas bertuliskan: "Bantu kami melewati perbatasan".

Atas situasi ini, otoritas Yunani yang berada di garis depan krisis pengungsi terparah di Eropa sejak Perang Dunia II ini, menyatakan akan memberikan tempat penampungan sementara bagi para migran Afghan tersebut, sembari berupaya menemukan solusi bersama dengan Macedonia. (ita/ita)


Berita Terkait