"Menteri terus menyerukan ketenangan dan penurunan kekerasan, hasutan dan retorika yang memanas-manasi," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (22/2/2016).
Sejak 1 Oktober 2015, aksi penikaman, penembakan dan penabrakan mobil marak dilakukan warga Palestina, hingga menewaskan 27 warga Israel, seorang warga Amerika Serikat dan seorang warga Eritrea.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain bertemu Abbas, Kerry juga bertemu Raja Yordania, Abdullah II, yang merupakan sekutu penting AS dalam perang melawan kelompok radikal ISIS.
Dalam statemen istana Yordania disebutkan, Raja Abdullah II menekankan "perlunya komunitas internasional dan terutama AS, untuk mengakhiri mandeknya proses perdamaian antara Palestina dan Israel dan maju bersama menuju solusi dua negara".
Perundingan damai yang dimediasi AS, antara Israel dan Palestina mandek sejak April 2014 lalu. Prospek untuk melanjutkan kembali dialog saat ini makin memudar. (ita/ita)











































