Pernikahan massal ini digelar di stadion raksasa CheongShim Peace World Center di Gapyeong, sekitar 75 km timur laut ibukota Seoul. Seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (20/2/2016), seremoni akbar ini diikuti oleh 1.000 pasangan baru dan 2.000 pasangan yang telah menikah.
Pasangan yang telah menikah, mengikuti seremoni ini karena mereka menikah sebelum bergabung dengan gereja tersebut, dan ingin mengucapkan kembali janji pernikahan mereka sebagai anggota gereja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya hanya puluhan pasangan yang mengikuti pernikahan massal ini. Namun angkanya membengkak dalam beberapa tahun. Pada tahun 1997 silam, sekitar 30 ribu pasangan mengikuti pernikahan massal yang digelar Gereja Unifikasi ini di Washington, AS. Dua tahun kemudian, sekitar 21 ribu pasangan memenuhi gedung Stadion Olimpiade di Seoul untuk mengikuti pernikahan massal.
Gereja ini didirikan Moon pada tahun 1954. Moon meninggal pada tahun 2012 lalu di usia 92 tahun karena menderita komplikasi pneumonia.
Mendiang Moon merupakan sosok yang sangat dihormati oleh para pengikutnya. Namun dia dikecam oleh para kritikus sebagai penipu yang mencuci otak para anggota gerejanya. Dia pernah mendekam di penjara Amerika Serikat karena kasus penggelapan pajak.
(ita/ita)










































