Hal tersebut disampaikan oleh organisasi pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (19/2/2016). Organisasi ini memantau konflik Suriah dengan menggunakan jaringan kontaknya di lapangan.
Hasaka berbatasan dengan sebagian besar wilayah provinsi Deir al-Zor yang dikuasai ISIS serta kota Raqqa, yang dijadikan sebagai ibukota ISIS di Suriah.
Dikatakan Observatory, korban jiwa tersebut termasuk setidaknya 15 warga sipil yang tewas dalam serangan udara ke sebuah toko roti di kota al-Shadadi, dekat perbatasan dengan Irak pada Selasa, 16 Februari waktu setempat. Kemudian serangan-serangan udara di setidaknya tiga desa lainnya menewaskan 15 warga sipil pada Kamis, 18 Februari waktu setempat. Sedangkan delapan lagi warga sipil tewas dalam serangan udara di wilayah lainnya.
Kepala Komando Pusat Angkatan Udara AS, Letjen Charles Brown mengaku telah mendengar laporan soal jatuhnya korban jiwa warga sipil tersebut. Dikatakannya, koalisi AS akan mulai meneliti kredibilitas laporan tersebut.
"Yang saya tahu, kami telah menggempur wilayah itu dalam beberapa hari terakhir," ujar Brown.
Dilaporkan Observatory, serangan udara terpisah di dekat kota Houl, dekat perbatasan Irak dan sekitarnya telah menewaskan 35 militan ISIS. (ita/ita)











































