2 Ribu Pemberontak Masuk Kembali ke Suriah dari Perbatasan Turki

2 Ribu Pemberontak Masuk Kembali ke Suriah dari Perbatasan Turki

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 18 Feb 2016 17:29 WIB
2 Ribu Pemberontak Masuk Kembali ke Suriah dari Perbatasan Turki
Ilustrasi (Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS)
Damaskus - Sedikitnya 2 ribu pemberontak Suriah kembali masuk ke negara tersebut dari Turki. Hal ini demi menambah kekuatan dalam pertempuran melawan serangan milisi Kurdi dan pasukan pemerintah Suriah.

Disampaikan sejumlah sumber dari kelompok pemberontak Suriah, seperti dilansir Reuters, Kamis (18/2/2016), para pemberontak dengan membawa senjata dan kendaraan, secara diam-diam melintasi perbatasan dengan dikawal pasukan Turki dalam beberapa malam sejak pekan lalu. Setelah berhasil masuk ke wilayah Suriah, menurut sumber ini, para pemberontak itu kemudian bergerak ke wilayah Azaz yang merupakan markas kuat pemberontak.

"Kami diizinkan untuk membawa semuanya, mulai dari senjata ringan hingga perlengkapan berat seperti mortir dan rudal serta tank-tank kami," tutur seorang komandan Levant Front yang menyebut nama samarannya sebagai Abu Issa, kepada Reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Levant Front merupakan kelompok pemberontak yang menguasai perlintasan perbatasan Suriah-Turki, Bab al-Salam. "Ada pengamanan ketat selama 4 jam perjalanan dari satu perlintasan perbatasan ke perlintasan perbatasan lainnya," imbuh Abu Issa.

Dia menambahkan, kelompok pemberontak garis keras seperti Nusra Front dan kelompok militan lainnya tidak ikut melintasi perbatasan.

Pada Minggu (14/2), pemerintah Suriah menyebut tentara-tentara Turki termasuk di antara 100 pria bersenjata yang masuk ke wilayah Suriah dengan didampingi 12 truk pikap yang dilengkapi senapan mesin. Rute masuk ke Suriah dari wilayah Turki menjadi satu-satunya jalur bagi kelompok pemberontak menuju ke Aleppo, yang baru-baru ini diserang pasukan loyalis Presiden Suriah Bashar al-Assad yang didukung serangan udara militer Rusia.

Secara terpisah, seperti dilansir PressTV, organisasi pemantau konflik Suriah, Syrian Observatory for Human Rights menyebut sedikitnya 500 pemberontak telah masuk ke wilayah Suriah dan dalam perjalanan menuju kota Azaz. Di sana, mereka akan membantu rekan pemberontak mereka yang tersudut oleh serangan pasukan loyalis Assad.

Sedangkan sumber lain dari kalangan pemberontak Suriah menyebut, militer Turki semakin meningkatkan suplai amunisi dan perlengkapan militer barat dalam dua hari terakhir demi memperkuat pertempuran pemberontak melawan militer rezim Suriah dan sekutunya.

(nvc/ita)


Berita Terkait