AS Kutuk Bom Mobil yang Tewaskan 28 Orang di Turki

AS Kutuk Bom Mobil yang Tewaskan 28 Orang di Turki

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Kamis, 18 Feb 2016 09:22 WIB
AS Kutuk Bom Mobil yang Tewaskan 28 Orang di Turki
Foto: Reuters
Washington DC - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengutuk keras aksi bom mobil yang menewaskan 28 orang di Turki. Bom mobil tersebut ditujukan pada iring-iringan militer Turki.

Dilansir AFP, Kamis (18/2/2016) AS menegaskan sebagai mitra NATO dan sekutu utamanya, Turki menjadi solidaritas utama. AS akan bersama-sama dengan Turki dalam memerangi terorisme.

"Amerika Serikat mengutuk keras serangan yang dilancarkan oleh teroris terhadap personel militer Turki serta warga sipil di Ankara hari ini," kata Juru Bicara Wakil Departemen Luar Negeri AS Mark Toner.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menegaskan kembali kemitraan kami yang kuat dengan sekutu NATO, Turki dalam memerangi ancaman serangan terorisme," lanjutnya.

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjanji akan melakukan pembalasan terhadap pelaku. Serentetan serangan di Turki ini diduga oleh salah satu kelompok jihad yang juga pemberontak Kurdi.

Bom mobil tersebut meledak ketika konvoi bus militer yang membawa puluhan tentara berhenti di lampu merah di pusat Kota Ankara. Ledakan tersebut kemudian menyebabkan kepanikan dan kekacauan di sekitarnya.

Sedangkan Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS Ned Harga menyebut Turki sebagai anggota terhormat dari koalisi untuk memerangi kelompok ISIS dan terorisme. "Kerja sama dan dukungan antara kami dalam memerangi terorisme akan terus berlangsung," ucap Ned Harga. (yds/bpn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads