Dikutip dari Reuters, Kamis (18/2/2016) sedianya Davutoglu akan melakukan kunjungan kerja ke Brussels pada Rabu malam. Sesaat sebelum keberangkatannya, ledakan bom mobil yang menewaskan 28 orang itu terjadi.
Peristiwa ini juga membuat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan naik pitam. Dia menegaskan akan melakukan serangan balasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini belum ada pihak yang mengklaim ledakan tersebut. Otoritas setempat menduga, serangan memang ditujukan kepada militer Turki. (bag/yds)











































