Dikutip dari CNN, Kamis (18/2/2016) ledakan tersebut mengenai 3 kendaraan militer Turki dan sebuah kendaraan sipil. Ledakan tersebut terjadi di jantung kota Ankara yang berdekatan dengan Gedung Parlemen Turki.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan geram akan serangan ini dan menegaskan akan melakukan pembalasan. Namun belum ada pihak yang mengklaim serangan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami yakin mereka yang menjadi korban termasuk saudara-saudara kami di militer dan para warga sipil," ujar Deputi PM Turki Numan Kurtulmus. (bag/bag)











































