Pejabat PBB itu pun menyerukan pihak-pihak bertikai untuk berhenti menghalangi akses kemanusiaan di negara miskin Arab tersebut.
"Pihak-pihak yang terlibat konflik punya tugas kepedulian dalam melakukan operasi militer guna melindungi semua warga sipil dan benda-benda sipil -- termasuk pekerja kemanusiaan dan kesehatan serta fasilitas-fasilitas -- dari serangan," ujar O'Brien kepada Dewan Keamanan PBB seperti dilansir media Press TV, Rabu (17/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pejabat PBB itu pun meminta semua pihak di Yaman untuk memfasilitasi akses kemanusiaan ke semua bagian negeri itu. Menurutnya, pengiriman bantuan sangat sulit, khususnya di wilayah Yaman utara dikarenakan bombardir Saudi.
"Badan-badan PBB dan mitra-mitra NGO mengirimkan bantuan di bawah keadaan yang sangat sulit dan kondisi berbahaya," cetus O'Brien.
Sekitar 8.278 orang termasuk anak-anak, dilaporkan telah tewas sejak pesawat-pesawat tempur Saudi membombardir Yaman pada Maret 2015 lalu. Serangan udara Saudi terhadap kelompok pemberontak Houthi itu telah menghancurkan banyak rumah sakit, sekolah, pabrik dan fasilitas lainnya. (ita/ita)











































