Seperti dilansir PressTV, Rabu (17/2/2016), dua prototipe militer kini tengah diuji coba di bumi. Robot bernama Fyodor ini bentuknya menyerupai manusia, yakni memiliki kepala, dada dan dua lengan.
Kedua lengan robot Fyodor itu memang didesain untuk memegang objek, baik dalam mode dikendalikan dan diawasi maupun dalam mode otonom atau tanpa dikendalikan dari luar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Upaya menciptakan robot yang dikendalikan dari jarak jauh untuk menjadi salah satu awak di stasiun orbit nasional Rusia di masa depan, telah ditetapkan," ucap Wakil Perdana Menteri Rusia, Dmitry Rogozin.
Ditambahkan Rogozin, robot militer akan mendapat prioritas untuk aplikasi dan eksplorasi luar angkasa.
Jika astronot manusia hanya bisa bertahan selama 8-9 jam menjalankan misi luar angkasa, maka robot kosmonot akan mampu berkeliling di ruang hampa udara di luar angkasa selama beberapa hari, beberapa minggu bahkan hingga beberapa bulan.
(nvc/ita)











































