Seperti dilansir ABC News, Senin (15/2/2016), menurut data dari otoritas kota Tainan, 270 orang selamat dalam peristiwa gempa bumi 6,4 Skala Richter itu. 92 Orang diantaranya telah dievakuasi dan 175 lainnya diselamatkan dari puing reruntuhan.
Walikota Tainan, Mayor Lai Ching-te mengucapkan rasa terima kasihnya kepada tim penyelamat yang telah mengerahkan seluruh upaya untuk mengevakuasi korban dari reruntuhan unit apartemen tersebut. Dia juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas tragedi yang menewaskan ratusan jiwa warganya.
Otoritas Taiwan telah menangkap dan menginterogasi tiga orang, yakni pengembang Lin Ming-hui dan 2 orang arsitek, yang diyakini bertanggung jawab atas robohnya apartemen 16 lantai tersebut. Hasil penyelidikan awal menemukan cacat pada konstruksi gedung yang dibangun tahun 1994 itu.
Beberapa foto reruntuhan dari lokasi kejadian menunjukkan adanya kaleng kubus dan polystyrene, bahan baku plastik, di dalam struktur dinding beton gedung. Ketiga orang yang ditahan merupakan pejabat tinggi perusahaan pengembang apartemen Weikuan. (rii/jor)











































