Dilansir Reuters, Minggu (14/2/2016), Obama sudah mendapatkan informasi tentang meninggalnya Scalia. Saat itu, Obama tengah berlibur di California dan bermain golf sebelum US-ASEAN Summit pekan depan.
"Presiden dan ibu negara menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga hakim Scalia," kata juru bicara Gedung Putih Erix Schultz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berencana untuk memenuhi tanggung jawab konstitusional saya untuk menominasikan seorang penerus pada waktunya," ucap Obama.
Scalia adalah salah satu tokoh Partai Republik yang berpengaruh. Proses penggantiannya diprediksi akan menjadi ajang pertarungan politik antara Partai Republik dan Partai Demokrat. (imk/erd)
