Kritik Jerman Soal Pengungsi, PM Prancis: Eropa Tak Bisa Terima Semua Migran

Kritik Jerman Soal Pengungsi, PM Prancis: Eropa Tak Bisa Terima Semua Migran

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 13 Feb 2016 17:32 WIB
Kritik Jerman Soal Pengungsi, PM Prancis: Eropa Tak Bisa Terima Semua Migran
pengungsi Suriah (Foto: Murad Sezer/REUTERS)
Paris, - Kebijakan Kanselir Jerman Angela Merkel yang menyambut para pengungsi, terus dikritik para pemimpin dunia. Perdana Menteri (PM) Prancis Manuel Valls pun ikut mengkritiknya.

"Kebijakan ini, yang dibenarkan untuk sementara, tak bisa berkelanjutan dalam jangka panjang," kata Valls dalam wawancara dengan kelompok media regional Jerman, Funke seperti dilansir Press TV, Sabtu (13/2/2016).

Ditegaskan Valls, kapasitas terbatas bukan hanya pada Jerman, namun juga pada seluruh negara Eropa untuk menerima para pengungsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita harus mengatakan ini dengan jelas: Eropa tak bisa menerima semua migran dari Suriah, Irak atau Afrika. Eropa harus mendapatkan kembali kontrol atas perbatasan-perbatasannya, atas kebijakan migrasi atau suakanya," imbuh Valls.

Sebelumnya, kritikan senada juga disampaikan PM Rusia Dimitri Medvedev.Β  Dicetuskannya, kebijakan pemerintah Jerman menyambut para pengungsi itu merupakan kegagalan total.

"Cukup bodoh untuk membuka lebar-lebar pintu Eropa dan mengundang masuk semua orang yang ingin datang ke negara Anda," cetus Medvedev dalam wawancara dengan surat kabar bisnis Jerman, Handelsblatt.

"Kebijakan migrasi Eropa merupakan kegagalan total, semuanya itu benar-benar menakutkan," imbuhnya.

Saat ini benua Eropa tengah menghadapi aliran pengungsi dalam jumlah masiv, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Para pengungsi tersebut datang dari zona-zona konflik di Afrika dan Timur Tengah, khususnya Suriah. Sekitar 1,1 juta pencari suaka telah masuk ke Jerman pada tahun 2015 lalu. Hal ini menimbulkan kritikan luas terhadap kebijakan Merkel soal pengungsi. (ita/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads