Disampaikan organisasi pemantau konflik Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, seperti dilansir AFP, Kamis (11/2/2016), sebanyak 506 orang tewas sejak rezim Assad melancarkan serangan besar-besaran terhadap kelompok pemberontak di Aleppo pada 1 Februari lalu.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 orang diantaranya merupakan anak-anak. Sebagian besar korban, menurut Observatory, tewas akibat serangan udara Rusia, sekutu Assad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dampak kerusakan akibat serangan rezim Assad (REUTERS/Abdalrhman Ismail) |
Hingga Rabu (10/2), puluhan ribu warga Suriah telantar di perlintasan perbatasan Oncupinar, Turki. Turki saat ini menampung 2,7 juta pengungsi asal Suriah dan menolak untuk membuka perbatasan bagi gelombang baru pengungsi ke negaranya. Akibatnya, warga Suriah yang telantar di perbatasan terpaksa tidur di tenda atau di area terbuka, karena kamp penampungan darurat tidak mampu lagi menampung pengungsi.
Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menyatakan, pihaknya tengah membangun kamp penampungan baru untuk para pengungsi Suriah. Davutoglu menyatakan, tidak adil untuk meminta Turki membuka perbatasan tanpa menekan Rusia yang banyak membombardir Suriah.
"Saya menemukan hal ini munafik, ketika beberapa pihak meminta Turki membuka perbatasan, sedangkan pada saat yang sama gagal memberitahu Rusia cukup sudah (serangan udara)," tutur Davutoglu kepada wartawan setempat, pada Rabu (10/2).
Perlintasan perbatasan Oncupinar, Turki (REUTERS/Osman Orsal) |
Pertempuran pasukan loyalis Assad dengan dibantu serangan udara Rusia melawan kelompok pemberontak terus berlanjut di wilayah Tamura, sebelah utara Aleppo, Rabu (10/2). Pasukan rezim Suriah berhasil meraih kemajuan dengan memutus jalur suplai pemberontak.
PBB mengingatkan, 300 ribu orang di Aleppo akan semakin kesulitan mendapat bantuan kemanusiaan jika pasukan loyalis Assad terus mengepung wilayah tersebut. Taktik semacam ini digunakan rezim Assad untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai pemberontak. Sejak tahun 2011, lebih dari 260 ribu orang tewas dalam konflik Suriah yang terus berkelanjutan.
(nvc/ita)












































Dampak kerusakan akibat serangan rezim Assad (REUTERS/Abdalrhman Ismail)
Perlintasan perbatasan Oncupinar, Turki (REUTERS/Osman Orsal)