Serangan bom tersebut terjadi di distrik Dehdadi, tak jauh dari Mazar-i-Sharif, ibukota provinsi Balkh, Afghanistan utara pada Senin (8/2) sebelum pukul 08.00 waktu setempat. Demikian menurut statemen Kementerian Pertahanan Afghan seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (8/2/2016).
Kementerian menyatakan, selain menewaskan tiga orang, delapan orang juga terluka dalam serangan bom tersebut. Namun menurut Munir Ahmad Farhad, juru bicara untuk gubernur provinsi Balkh, 14 orang luka-luka termasuk tiga wanita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok militan Taliban kemudian mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman itu. Dalam statemen yang dirilis online, Taliban menyebut seorang warga provinsi Wardak, yang bertetangga dengan Kabul, ibukota Afghan, sebagai pengebom bunuh diri tersebut.
Bus-bus yang mengangkut para personel militer dan pegawai pemerintah kerap menjadi target kelompok-kelompok militan seperti Taliban. Kelompok Taliban hingga kini terus berupaya menggulingkan pemerintahan Kabul yang didukung Barat, dan menerapkan kembali pemerintahan Islam garis keras, 15 tahun kelompok radikal itu digulingkan.
(ita/ita)











































