"Mereka didakwa mengatur apa yang dinamakan sel "canggih" yang ditugaskan untuk menargetkan polisi dan personel militer," demikian disampaikan pengadilan seperti dilansir media Press TV, Senin (8/2/2016).
Kedelapan pendukung Morsi tersebut telah menyatakan tak bersalah atas dakwaan tersebut. Mereka akan menghadapi putusan final pada 13 Maret mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Morsi yang terafiliasi dengan gerakan Ikhwanul Muslimin, terpilih menjadi presiden Mesir pada tahun 2012 lalu. Namun hanya dalam waktu satu tahun kemudian, kekuasaan Morsi digulingkan dalam kudeta militer. Kudeta itu dipimpin oleh panglima militer saat itu, Abdel-Fattah el-Sisi yang kini menjadi presiden Mesir.
Sejak penggulingan Morsi, ribuan demonstran antipemerintah, kebanyakan pendukung gerakan Ikhwanul Muslimin, telah ditangkap dan diadili di pengadilan-pengadilan militer dan sipil. Banyak dari pendukung Morsi tersebut telah dijatuhi vonis mati oleh pengadilan-pengadilan Mesir.
(ita/ita)











































