Kelompok Anti Islam Jerman Lakukan Unjuk Rasa Tolak Kedatangan Migran

Kelompok Anti Islam Jerman Lakukan Unjuk Rasa Tolak Kedatangan Migran

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Minggu, 07 Feb 2016 07:17 WIB
Kelompok Anti Islam Jerman Lakukan Unjuk Rasa Tolak Kedatangan Migran
Ilustrasi migran (Foto: REUTERS/Alkis Konstantinidis)
Dresden - Organisasi anti Islam Jerman, PEGIDA, melakukan unjuk rasa di sebelah timur Kota Dresden, Jerman. Unjuk rasa tersebut terkait dengan gerakan anti migran.

Dilansir dari AFP, Minggu (7/2/2016), selain di Jerman, unjuk rasa juga dilakukan di Praha, Republik Ceko. Sekitar 5 ribu orang juga ikut melakukan aksi menentang migran yang terinspirasi dari PEGIDA.

Sebanyak 12 orang dikabarkan ditangkap di Amsterdam, Belanda saat melakukan aksi demonstrasi serupa. Presiden Republik Ceko Milos Zeman menyatakan integrasi Muslim dengan masyarakat Eropa merupakan sesuatu yang mustahil diwujudkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zeman memang terkenal dengan pernyataan anti-imigrannya. Para demonstran Pegida menyerukan slogan "Kami adalah rakyat," dan sebagian memperagakan posisi salam Nazi.

"Pengalaman negara-negara di Eropa Barat yang punya kantung kumuh (ghetto) dan melarang lokalitas, menunjukkan bahwa integrasi masyarakat Muslim secara praktik adalah mustahil," kata Zeman, Senin (18/1/2016).

Zeman ingin agar masyarakat Muslim tak datang ke Eropa. Dia lantas merujuk ke peristiwa penyerangan perempuan di malam tahun baru di Cologne, Jerman. Hal itu terjadi akibat dari dipaksakannya integrasi Muslim dan masyarakat Eropa.

"Biarkan mereka hidup dengan budaya mereka sendiri di negera mereka masing-masing dan tak perlu membawanya ke Eropa. Atau (bila dipaksakan) bisa seperti peristiwa Cologne," kata dia. (yds/rjo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads