Dilansir dari AFP, Minggu (7/2/2016), sepanjang Suriah dilanda perang hampir lima tahun bahkan ketika suaminya Hafez memerintah Suriah dengan tangan besinya, dia jarang tampil di depan publik. Ibunda dari Presiden Suriah saat ini Bashar al-Assad juga termasuk salah satu orang yang dilarang berpergian dan asetnya dibekukan oleh Uni Eropa.
Anisa lahir di Latakia pada tahun 1930. Ia kemudian menikahi Hafez al-Assad pada tahun 1957 dan dikaruniai lima orang anak.
Kelima anak tersebut diantaranya, Bashar al-Assad, Maher al-Assad, Bassel al-Assad, Bushra al-Assad, dan Majd al-Assad. Dua diantaranya telah wafat yaitu Bassel al-Assad, dan Majd al-Assad.
Bashar al-Assad merupakan Presiden Suriah selepas ayahnya wafat. Dia memerintah dari tahun 2000 hingga saat ini. (yds/rjo)











































