Hal ini disampaikan kepala badan intelijen domestik Jerman (BfV), Hans-Georg Maassen sehari setelah otoritas Jerman menggagalkan rencana serangan ISIS di Berlin.
Dikatakan Maassen, serangan teror di Paris, Prancis pada November 2015 lalu menunjukkan, kelompok ISIS sengaja menyusupkan para teroris di antara para pengungsi yang masuk ke Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sedang berupaya mengenali dan mengidentifikasi apakah masih ada petempur-petempur ISIS lainnya atau teroris dari ISIS yang telah menyelinap masuk," imbuhnya.
Dengan mengutip Maassen, surat kabar Berliner Zeitung menyebutkan, BfV telah menerima lebih dari 100 informasi bahwa ada militan-militan ISIS di antara para pengungsi yang saat ini berada di Jerman.
Otoritas Jerman telah meningkatkan kewaspadaan akan serangan teror sejak peristiwa teror di Paris tahun lalu. Pada Kamis, 4 Februari, otoritas Jerman menangkap dua pria yang diduga terkait militan-militan ISIS, yang diyakini sedang mempersiapkan serangan di Berlin. (ita/ita)











































