"Kementerian Pertahanan Rusia mencatat meningkatnya sejumlah tanda-tanda persiapan tersembunyi Angkatan Bersenjata Turki untuk aksi-aksi aktif di wilayah Suriah," ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov seperti dilansir media Press TV, Jumat (5/2/2016).
"Kami mencatat tanda-tanda yang lebih banyak soal persiapan tertutup oleh militer Turki," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak satu pun pesawat dari kelompok udara Rusia melanggar wilayah udara Turki. Tak satu pun," tegas Zakharova di depan para wartawan Rusia.
"Kami telah berulang kali menyampaikan tentang masalah-masalah di perbatasan Suriah-Turki. Namun tampaknya semua tuduhan tak berdasar terhadap Rusia digunakan sebagai dalih Turki untuk peningkatan militernya sendiri," cetus Zakharova.
Pada 30 Januari lalu, Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan bahwa sebuah pesawat Su-34 milik Angkatan Udara Federasi Rusia telah melanggar wilayah udara Turki, meskipun adanya peringatan radar. Menyusul insiden tersebut, pemerintah Turki memanggil duta besar Rusia untuk memprotes keras dan mengecam pelanggaran udara tersebut.
(ita/ita)










































