Mahasiswi Tanzania Dikeroyok dan Ditelanjangi di India, 5 Orang Ditangkap

Mahasiswi Tanzania Dikeroyok dan Ditelanjangi di India, 5 Orang Ditangkap

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 04 Feb 2016 18:53 WIB
Mahasiswi Tanzania Dikeroyok dan Ditelanjangi di India, 5 Orang Ditangkap
Ilustrasi (REUTERS/Dario Pignatelli)
New Delhi - Polisi India menangkap lima orang terkait aksi pengeroyokan seorang mahasiswi asal Tanzania. Mahasiswi berusia 21 tahun itu dipukuli, dilucuti pakaiannya dan mobilnya dibakar sekelompok orang di kota Bangalore.

Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj menyebut serangan ini memalukan dan meminta para pelakunya ditindak tegas. Swaraj tengah berusaha meredakan ketegangan diplomatik yang dipicu insiden ini.

"Kami sangat sedih atas insiden memalukan terhadap gadis Tanzania di Bengaluru," ucap Sushma melalui akun Twitternya, merujuk pada kota yang banyak dihuni mahasiswa asing, seperti dilansir AFP, Kamis (4/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya telah meminta kepala menteri untuk memastikan keselamatan dan keamanan seluruh mahasiswa asing dan mempertegas hukuman bagi mereka yang bersalah," imbuhnya.

Sekelompok orang itu mengeroyok mahasiswi ini dan teman laki-lakinya pada Minggu (31/1) malam waktu setempat. Aksi pengeroyokan ini merupakan balasan atas kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang pengemudi asal Sudan yang menabrak wanita setempat hingga tewas.

Dalam laporannya kepada polisi setempat, mahasiswi ini menyebut sekelompok orang menyerang mobilnya ketika dia tengah melaju di dekat lokasi kecelakaan, kurang dari satu jam setelah kecelakaan terjadi.

"Mobil kami dibakar. Mereka menarik-narik kaos saya hingga robek, meninggalkan saya tanpa pakaian. Mereka terus menyerang kami dan kami berlari menyelamatkan diri," tutur mahasiswi yang tidak disebut namanya seperti dikutip media setempat, Times of India.

"Teman saya dan saya masuk ke dalam bus. Tapi sopirnya tidak melajukan bus dan penumpang lain melempar kami keluar. Seorang pejalan kaki yang menawarkan kaosnya juga ikut diserang," imbuhnya.

Komisioner polisi Bangalore, NS Megharikh menyatakan lima orang telah ditangkap terkait pengeroyokan ini. Polisi menyebut insiden ini sebagai insiden kerusuhan di jalanan dan tidak didasari motif rasialisme. "Kami telah menangkap lima tersangka pagi ini, setelah menginterogasi mereka pada Rabu (3/2) malam," tuturnya kepada AFP.

(nvc/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads