Jelang Imlek, Pilot China Diserukan Jauhi Prostitusi, Judi dan Alkohol

Jelang Imlek, Pilot China Diserukan Jauhi Prostitusi, Judi dan Alkohol

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 04 Feb 2016 16:59 WIB
Jelang Imlek, Pilot China Diserukan Jauhi Prostitusi, Judi dan Alkohol
Foto: Thinkstock
Beijing, - Para pilot maskapai China diingatkan untuk menjauhi prostitusi, judi dan alkohol menjelang hari raya Imlek tahun ini. Seruan ini merupakan bagian dari kampanye untuk memperkuat catatan keamanan udara negeri itu.

Seruan tersebut disampaikan Asosiasi Pilot Maskapai China dalam surat terbuka seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (4/2/2016). Dalam surat terbuka tersebut, asosiasi memuji para pilot China yang telah terbang selama 8,46 juta jam tahun 2015 lalu, dengan hanya "segelintir" pilot yang egois ataupun hedonistik.

Asosiasi juga mengatakan, sejumlah pilot telah terlibat prostitusi, perjudian, mengemudi sambil mabuk dan penyelundupan. Perilaku seperti itu "sangat menantang hukum dan garis-garis dasar moral". Namun tidak disebutkan nama-nama pilot yang terlibat praktik tercela tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surat terbuka tersebut dipublikasi di situs penerbangan China pada Rabu, 3 Februari malam waktu setempat. Publikasi ini dilakukan menjelang hari libur Imlek, ketika jutaan warga China akan pulang ke provinsi-provinsi asal mereka atau ke luar negeri.

Menurut para pengamat, publikasi ini dimaksudkan untuk memastikan para pilot tetap mempertahankan kepatuhan mereka akan keselamatan.

"Keselamatan adalah segalanya di China," kata Joe Tymczyszyn, mantan direktur eksekutif Program Kerjasama Aviasi AS-China. "Jika ada sedikit saja penyimpangan dalam keselamatan, maka akan ada hukuman yang tegas, keras," tandasnya. (ita/ita)


Berita Terkait