Tragis! Turis Inggris Tewas Diinjak Gajah di Thailand

Tragis! Turis Inggris Tewas Diinjak Gajah di Thailand

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 02 Feb 2016 14:14 WIB
Tragis! Turis Inggris Tewas Diinjak Gajah di Thailand
Ilustrasi (AFP Photo/CHRISTOPHE ARCHAMBAULT)
Bangkok - Seorang turis asal Inggris tewas diinjak seekor gajah di pulau wisata Koh Samui, Thailand. Insiden mematikan ini terjadi ketika turis ini tengah berwisata naik ke punggung gajah bersama anak perempuannya.

Seperti dilansir AFP, Selasa (2/2/2016), pria asal Inggris yang diidentifikasi sebagai Gareth Crowe (36) ini tengah menemani putrinya naik gajah pada Senin (1/2) sore waktu setempat, ketika tiba-tiba sang gajah melemparkan mereka ke bawah.

"Kami menduga cuaca yang panas membuat gajah itu marah dan gajah itu tidak terbiasa dengan pawangnya," tutur kepala kepolisian distrik Samui, Paiboon Omark, kepada AFP. Seorang pawang yang melatih, mengendalikan dan menjinakkan gajah, biasanya membutuhkan waktu beberapa tahun menjalin kedekatan dan keakraban dengan binatang yang dilatihnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dituturkan Paiboon, Crowe menggunakan kaki prostetik sehingga tidak mampu berlari menghindari sang gajah yang marah. Putri Crowe dan pawang gajah yang berkewarganegaraan Myanmar berhasil selamat meskipun mengalami luka-luka. Gajah jantan bernama 'Golf' itu kemudian ditenangkan dengan obat bius.

Secara terpisah, juru bicara Kedutaan Besar Inggris di Thailand mengaku telah mengetahui insiden ini dan menyatakan akan memberi bantuan kepada keluarga korban.

Otoritas Thailand memperkirakan ada sekitar 4 ribu ekor gajah yang dijinakkan dan dipekerjakan di dunia pariwisata, bersama dengan 2.500 ekor gajah liar. Pada Agustus 2015 lalu, seekor gajah menewaskan pawangnya dengan tiga turis asal China masih duduk di punggungnya. Ketiga turis yang ketakutan itu berhasil selamat.

Kelompok aktivis hewan mempermasalahkan penggunaan binatang untuk wisata. Para konservasionis di Thailand menggelar pertemuan dengan otoritas setempat untuk membahas standar kesejahteraan hewan yang lebih baik, di tengah maraknya penggunaan binatang untuk wisata.

"Dalam pandangan saya, gajah jantan tidak seharusnya ada di industri pariwisata, mereka sangat sulit ditebak," ucap salah satu konservasionis dari Wildlife Friends of Thailand yang hadir dalam pertemuan itu, Edwin Wiek. Dalam beberapa insiden yang terjadi memang kebanyakan gajah jantan yang terkadang lebih agresif.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads