Dengan total suara yang dihitung mencapai 95 persen, seperti dilansir Reuters, Selasa (2/2/2016), Hillary dan Sanders sama-sama memperoleh 50 persen suara. Perolehan ini setelah keduanya terus meraup jumlah suara yang berbeda tipis, yakni dengan selisih di bawah 1 persen suara.
Bernie Sanders (REUTERS/Rick Wilking) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini jarang terjadi, bahwa kita memiliki kesempatan yang kita lakukan sekarang untuk memiliki persaingan gagasan yang sesungguhnya," ucapnya.
Secara terpisah, Sanders yang tampil di hadapan pendukungnya mengaku kagum dengan besarnya dukungan yang diberikan kaukus Iowa untuk dirinya. "Sekitar 9 bulan lalu, kami datang ke negara bagian yang indah ini, kami tidak memiliki organisasi politik, tidak memiliki uang, tidak memiliki nama yang diakui dan kami mendapat organisasi politik paling kuat di Amerika Serikat," sebutnya.
"Dan malam ini, meskipun hasilnya belum diketahui, tampaknya kita sama kuat," tutur Sanders yang juga Senator Vermont ini.
Baca juga: Donald Trump Kalah dari Ted Cruz dalam Pemilihan Awal di Iowa
Iowa menggelar pemungutan suara untuk pencapresan masing-masing partai, yang disebut kaukus, sejak awal tahun 1970-an. Selama ini, pemungutan suara awal di Iowa dianggap penting karena bisa menentukan pemenang dalam pemilihan presiden.
Para pemilih kaukus Iowa berkumpul di sebanyak 1.100 sekolah, gereja dan lokasi publik lainnya untuk menggunakan hak suara mereka. Pemungutan suara digelar sejak Senin (1/2) sekitar pukul 19.00 waktu setempat.
Hillary harus memenangkan pemilihan awal di Iowa demi mencegah kekalahan di dua negara bagian berturut-turut. Sebab usai Iowa, pemilu awal akan digelar di New Hampshire dan Sanders diprediksi mendominasi perolehan suara di wilayah tersebut.
Baca juga: Kalah dari Ted Cruz dalam Pemilihan di Iowa, Donald Trump Merasa Terhormat
(nvc/ita)











































Bernie Sanders (REUTERS/Rick Wilking)