Pemilihan Awal Digelar di Iowa, Hillary dan Trump Dijagokan Menang

Pemilihan Awal Digelar di Iowa, Hillary dan Trump Dijagokan Menang

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 02 Feb 2016 09:40 WIB
Pemilihan Awal Digelar di Iowa, Hillary dan Trump Dijagokan Menang
Foto: REUTERS/Brian C. Frank
Des Moines - Pemungutan suara untuk pemilihan awal di wilayah Iowa, Amerika Serikat tengah berlangsung. Pemilihan ini akan menentukan kandidat yang akan mewakili Partai Demokrat dan Partai Republik dalam pemilihan presiden November mendatang.

Kandidat Partai Demokrat Hillary Clinton dan kandidat Partai Republik Donald Trump selama ini mendominasi polling yang digelar secara nasional. Para pemilih dari masing-masing partai bisa menggunakan hak suaranya untuk memilih kandidat yang mereka jagokan.

Pemilihan awal untuk pertama digelar di wilayah Iowa dan kemudian diikuti di wilayah-wilayah lainnya di AS selama beberapa bulan ke depan. Seperti dilansir Reuters, Selasa (2/2/2016), pemungutan suara di Iowa digelar pada Senin (1/2), mulai pukul 19.00 waktu AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah polling yang digelar menjelang pemilihan awal menunjukkan kandidat Demokrat Hillary akan memimpin perolehan suara tipis dari pesaingnya Bernie Sanders, yang kini menjabat Senator Vermont. Hillary diharapkan tidak mengalami kekalahan memalukan di wilayah Iowa seperti yang terjadi 8 tahun lalu, ketika dia kalah dari Barack Obama untuk wilayah ini.

Hillary Clinton (REUTERS/Brian Snyde)


Sedangkan untuk partai Republik, polling menunjukkan Trump yang popularitasnya paling tinggi di antara kandidat lainnya, juga akan memimpin tipis dari pesaing beratnya Ted Cruz, yang kini menjabat Senator Texas. Namun Cruz diketahui memiliki basis pendukung yang kuat di kalangan evangelis Iowa.

Donald Trump (REUTERS/Scott Morgan)


Beberapa aktivis memprediksi jumlah pemilih Republik akan jauh lebih banyak dari sebelumnya. Antrean panjang dilaporkan terjadi di beberapa lokasi pemungutan suara untuk Partai Republik, dengan banyaknya pemilih baru yang dianggap bisa menguntungkan Trump.

"Mereka mengatakan catatan pemilih bagus untuk kita, jadi kita lihat apa yang terjadi," ucap Trump, sembari mengakui dirinya sedikit gugup.

Baca juga: Jadi Kandidat Republik Paling Populer, Trump Hanya Raup Sedikit Donasi
Iowa menggelar pemungutan suara untuk pencapresan masing-masing partai, yang disebut kaukus, sejak awal tahun 1970-an. Selama ini, pemungutan suara awal di Iowa dianggap cukup menentukan dalam proses pemilihan presiden. Para pemilih di kaukus Iowa berkumpul di sebanyak 1.100 sekolah, gereja dan lokasi publik lainnya untuk menggunakan hak suara mereka.

Kemenangan untuk Trump dianggap akan melegalkan bentuk kampanye yang bertolak belakang dengan gaya Republik selama ini dan penuh kontroversi, mulai dari seruan membangun tembok di sepanjang perbatasan Meksiko hingga melarang warga muslim masuk ke AS.

Sedangkan untuk Demokrat, Hillary harus memenangkan pemilihan awal di Iowa demi mencegah kekalahan di dua negara bagian berturut-turut. Sebab usai Iowa, pemilihan awal selanjutnya akan digelar di New Hampshire dan Sanders diprediksi mendominasi perolehan suara di wilayah tersebut.

(nvc/asp)


Berita Terkait