Jejak hitam yang menandakan bekas ban mobil ditemukan di sepanjang jalanan wilayah Wacol, Brisbane yang menjadi lokasi insiden ini. Jejak ban mobil ini menunjukkan adanya mobil yang sengaja berbelok untuk menabrak kangguru liar yang ada di sekitar wilayah tersebut.
"Anda bisa melihat orang ini sengaja berbelok ke ruas jalan lainnya dan menabrak beberapa ekor (kangguru), dan kemudian kembali ke jalanan yang sama dan menabrak sekitar 4-5 ekor lainnya," terang juru bicara organisasi yang memperjuangkan kesejahteraan binatang, Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA) wilayah Queensland, Michael Beatty, seperti dilansir CNN, Senin (1/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Beatty, bekas ban yang ada di lokasi menunjukkan ada pengemudi mobil yang sengaja berbelok untuk menabrak kangguru-kangguru liar dari dua ruas jalan yang berbeda, namun di lokasi yang sama.
"Kangguru itu tidak takut dengan mobil, karena biasanya mobil berusaha menghindari mereka dan tidak mengganggu mereka," ucapnya.
Ketika para petugas dari RSPCA mendatangi lokasi, mereka menemukan 16 ekor kangguru sudah mati tergeletak dan satu ekor lainnya luka parah sehingga terpaksa disuntik mati. "Bisa jadi ada beberapa ekor (kangguru) lainnya yang kembali ke dalam hutan dan mengalami luka cukup parah," imbuh Beatty.
Insiden ini diyakini terjadi antara Minggu (31/1) sekitar pukul 18.00 waktu setempat hingga Senin (1/2) pagi waktu setempat. Sejauh ini hanya ada sedikit petunjuk soal penabrak kangguru liar ini, namun otoritas setempat mencari pelaku yang mengemudikan kendaraan besar.
(nvc/ita)










































