Juru bicara kepolisian setempat mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (1/2/2016), pelaku bom bunuh diri tersebut awalnya ikut mengantre untuk masuk ke kantor polisi di daerah Dehmazang, sebelah barat Kabul.
Wakil Menteri Dalam Negeri Afghan, Ayub Salangi menyatakan dalam postingannya di Twitter, bahwa 10 orang tewas dan 20 lainnya terluka dalam insiden itu. Belum ada pihak ataupun kelompok yang mengklaim aksi bom bunuh diri itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rentetan serangan tersebut terjadi di tengah upaya pemerintah Kabul untuk menghidupkan kembali proses perdamaian dengan kelompok militan Taliban. Proses perdamaian tersebut mandek sejak tahun 2015 lalu.
(ita/ita)











































