Mekanik EgyptAir Dituduh Taruh Bom di Pesawat Metrojet yang Jatuh di Mesir

Mekanik EgyptAir Dituduh Taruh Bom di Pesawat Metrojet yang Jatuh di Mesir

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 29 Jan 2016 18:05 WIB
Mekanik EgyptAir Dituduh Taruh Bom di Pesawat Metrojet yang Jatuh di Mesir
Foto: Internet/mchs.gov.ru
Kairo, - Seorang mekanik pesawat EgyptAir dituduh menaruh bom di dalam pesawat penumpang Rusia, Metrojet yang meledak di udara dan jatuh di Mesir pada akhir Oktober 2015 lalu. Mekanik maskapai Mesir tersebut memiliki sepupu yang menjadi anggota kelompok radikal ISIS di Suriah.

Sejauh ini otoritas Mesir menyatakan belum ada bukti bahwa pesawat Metrojet tersebut jatuh akibat aksi terorisme. Pejabat senior EgyptAir juga membantah adanya pegawai maskapai yang telah ditangkap atau dicurigai. Pejabat Kementerian Dalam Negeri Mesir pun menyatakan belum ada penangkapan yang dilakukan.

Namun menurut sumber yang tahu soal masalah ini, seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (29/1/2016), mekanik EgyptAir telah ditahan, begitu pula dengan dua polisi bandara dan seorang petugas bagasi yang diduga membantu mekanik tersebut menaruh bom di dalam pesawat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sumber ini menolak disebutkan namanya mengingat sensitifnya penyelidikan yang sedang berlangsung atas kasus ini.

"Setelah mengetahui bahwa salah satu anggotanya punya kerabat yang bekerja di bandara tersebut, ISIS mengirimkan sebuah bom dalam tas tangan kepada orang tersebut," ujar sumber tersebut seraya menambahkan, sepupu mekanik tersebut bergabung dengan ISIS di Suriah 1,5 tahun lalu.

"Dia (mekanik) diberitahu untuk tidak bertanya apapun dan membawa bom itu ke pesawat," imbuh sumber tersebut.

Sumber lainnya menjelaskan mengenai dua polisi bandara yang juga ditangkap. "Kedua polisi itu diduga berperan dengan berpura-pura tidak melihat operasi tersebut di titik pemeriksaan keamanan. Namun ada kemungkinan bahwa mereka hanya tidak melakukan pekerjaan mereka dengan benar," kata sumber itu.

Sejauh ini, keempat tersangka tersebut belum diadili.

Pesawat Metrojet jatuh di wilayah Semenanjung Sinai setelah lepas landas dari bandara Sharm el-Sheikh. Sebanyak 224 penumpang dan kru tewas dalam tragedi itu. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads