Seperti di Finlandia, Kementerian Dalam Negerinya berharap dapat mengeluarkan sekitar 20 ribu dari 32 ribu pencari suaka yang mereka terima pada tahun 2015.
"Pada prinsipnya kita berbicara sekitar dua pertiga, yang berarti sekitar 65 persen dari 32 ribu orang pencari suaka akan mendapatkan keputusan (untuk dikeluarkan) dari negara kami," ujar Paivi Nerg dari Kementerian Administrasi Finlandia seperti dilansir AFP, Jumat (29/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun lalu sekitar 60 persen pencari suaka menerima kemungkinan negatif untuk masuk ke negara kami, namun saat ini kami memperketat kriterianya untuk warga Irak, Afghanistan dan Somalia," jelasnya.
Pada tahun 2015, Finlandia memberikan persyaratan sulit bagi para pencari suaka asal Irak, Afghanistan dan Somalia untuk mendapatkan suaka, dan menyimpulkan bahwa di beberapa wilayah negara-negara tersebut situasi keamanan dianggap telah mereda.
Deportasi sendiri akan dilaksanakan secara bertahap oleh otoritas imigrasi untuk menyiapkan aplikasi. Finlandia saat ini tengah berada dalam negosiasi diplomatik dengan Rusia untuk menghentikan para imigran memasuki Finlandia melalui wilayah Arktik.
Setelah Norwegia membatasi imigran untuk memasuki negaranya pada Desember 2015 lalu, aliran imigran berbalik arah ke Finlandia. (rni/imk)











































