Hal itu disampaikan oleh salah satu pejabat Kementerian Dalam Negeri Prancis, seperti dilansir Reuters, Jumat (29/1/2016). Seorang sumber di kepolisian menyebutkan bahwa pria itu berusia 28 tahun dan berasal dari Eropa.
Salah satu pistol yang dibawa pria itu adalah senjata otomatis. Pistol itu disembunyikan dalam tas yang juga berisi salinan teks Al Quran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prancis berada dalam kondisi darurat sejak November 2015. Saat itu, kelompok bersenjata dan pengebom bunuh diri menewaskan 130 orang di dekat Paris. (imk/rni)











































