Dilansir dari AFP, Rabu (27/1/2016), Juru Bicara Angkatan Laut Amerika Serikat John Nylander mengatakan bahwa saksi tunggal telah mendengar tiga tembakan. Hal itu terjadi di ruang bawah tanah di bangunan tersebut pada pukul 08.00 waktu setempat atau 15.00 GMT.
Polisi setempat yang dibantu oleh anjing pelacak dari Angkatan Laut dan petugas California Highway Patrol kemudian menyelidiki. Namun ternyata setelah diselidiki tidak ada tanda-tanda penembakan dan laporan tentang korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka tidak menemukan bukti penembakan," lanjutnya.
Pihak berwenang kemudian langsung menuju ke rumah sakit setelah mendapat laporan tembakan. Kemudian peringatan terhadap orang-orang tentang penembakan pun lalu diposting di Facebook.
"Sebuah tembakan terdengar di Naval Medical Center San Diego. Semua pasien disarankan untuk bersembunyi, lari atau melawan," tulis laman resmi rumah sakit di Facebook. (yds/dnu)










































