Insiden yang disebut "serangan orang dalam" tersebut terjadi di pos pemeriksaan di distrik Chenartu, provinsi Uruzgan, Afghanistan selatan pada Selasa pagi waktu setempat.
Dalam serangan itu, polisi pelaku penembakan dan para militan yang terlibat, berhasil melarikan diri usai menewaskan korban-korbannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah penembakan, polisi dan Taliban mencuri senjata dan membakar pos pemeriksaan itu dan sebuah kendaraan polisi," ujar Faiz Mohammad seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (26/1/2016).
Sebelumnya, insiden serupa terjadi pada 17 Januari lalu di Uruzgan yang berbatasan dengan provinsi Helmand dan Kandahar, keduanya basis militan Taliban. Saat itu, empat polisi yang bergabung dengan kelompok Taliban, menembak mati sembilan polisi.
(ita/ita)











































