Otoritas Penjaga Pantai telah menghentikan pencarian para Marinir pada Selasa, 19 Januari lalu setelah lima hari melakukan upaya pencarian di lautan dan pinggir-pinggir pantai. Menurut pihak Marinir, ke-12 Marinir yang hilang itu resmi dinyatakan meninggal pada Rabu, 20 Januari waktu setempat dan para perwira Korps Marinir telah menyampaikan langsung kepada masing-masing keluarga mengenai hal ini.
Disebutkan pihak Marinir dalam statemennya seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (22/1/2016), para Marinir yang tewas tersebut berumur antara 21 tahun hingga 41 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kru sebuah helikopter Penjaga Pantai melihat serpihan helkopter di perairan lepas kota Haleiwa di sebelah utara pantai Oahu, namun tak ada penumpang yang ditemukan. Lokasi serpihan tersebut membentang lebih dari 11 kilometer lepas pantai.
Belum diketahui penyebab tabrakan maut tersebut. Tak ada sinyal atau tanda bahaya yang dikeluarkan masing-masing heli tersebut saat kejadian. (ita/ita)











































