"Kami tidak memancing pertikaian dengan Arab Saudi. Kami meyakini bahwa Iran dan Arab Saudi bisa menjadi dua pemain penting yang saling mengakomodasi satu sama lain, saling melengkapi satu sama lain, di kawasan ini," ucap Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif dalam wawancara eksklusif dengan wartawan CNN, Christiane Amanpour, seperti dilansir situs berita CNN, Kamis (21/1/2016).
"Sangat disayangkan, Saudi memiliki ilusi yang didukung sekutu-sekutu Barat mereka, bahwa mereka bisa mendepak Iran keluar dari kawasan," sebutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dituturkan Zarif, aliansi antara Saudi dengan negara-negara Barat, ditambah ketegangan antara negara-negara Barat itu dengan Iran, menciptakan 'tabir asap' bagi Saudi untuk menyebarkan ideologi ekstrem Wahabi, yang merupakan cabang ajaran Sunni yang dipraktikkan di Saudi.
Harapan membaiknya hubungan Iran dengan negara-negara Barat semakin meningkat setelah pekan lalu, kesepakatan nuklir Iran diterapkan dan berujung pencabutan sanksi internasional. Bahkan Iran dan AS juga sepakat melakukan pertukaran tahanan.
Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir menuturkan kepada acara CNN 'Wolf Blitzer', negaranya sangat meragukan kesepakatan nuklir Iran. "Kami tidak memiliki keyakinan pada Iran. Kami memiliki keyakinan pada Amerika Serikat," tuturnya dalam wawancara pada Selasa (19/1).
Baca juga: Iran Tangkap 3 Tersangka Utama Penyerangan Kedutaan Arab Saudi
Hubungan Iran-Saudi memang sejak lama dilanda ketegangan. Kedua negara selalu terlibat perang kekuasaan di kawasan Timur Tengah. Ketegangan semakin meningkat pada awal tahun ini, setelah Saudi mengeksekusi mati 47 narapidana termasuk ulama Syiah terkemuka yang memicu protes Iran.
"Kami tidak mengharapkan, atau bahkan tidak tertarik, untuk mendorong Arab Saudi keluar dari kawasan ini, karena Arab Saudi merupakan pemain penting di kawasan ini. Kami selalu berada di dalam komunitas negara-negara. Sekarang sekutu-sekutu mereka telah mengakui Iran adalah mitra serius," ucap Zarif kepada CNN.
Baca juga: PM Pakistan akan ke Saudi dan Iran untuk Akhiri Ketegangan Kedua Negara (nvc/ita)











































