"Perbatasan sudah ditutup," kata pejabat senior kepolisian Macedonia. Demikian dilansir AFP, Kamis (21/1/2016).
Juru bicara kepolisian di sisi utara Yunani mengatakan bahwa perbatasan sudah ditutup sejak Selasa (19/1). Sebanyak 600 pengungsi pun telantar di perbatasan.
Pejabat kepolisian Skopje beralasan penutupan itu akibat ada masalah dengan kereta Slovenia. Namun, perusahaan kereta Slovenia, Slovenske Zeleznice (SZ) mengatakan bahwa mereka beroperasi secara normal.
Situs SZ sendiri melaporkan bahwa masalah teknis telah mengganggu lalu lintas di perbatasan Kroasia pada Rabu (20/1) sehingga kereta diganti dengan bus. Juru bicara SZ mengatakan bahwa perjalanan para pengungsi sejauh ini tidak terganggu.
Sementara itu, Serbia mengatakan bahwa negaranya hanya mengizinkan pengungsi melintas apabila secara khusus mencari suaka di Austria dan Jerman. Langkah ini diambil setelah Austria menunjukkan sinyal akan meminta pengungsi memutar balik. (imk/imk)











































