"Sedikitnya 12 orang menjadi martir dan lebih dari 30 orang lainnya, termasuk mahasiswa, staf dan petugas keamanan mengalami luka-luka," tutur kepala kepolisian wilayah setempat, Saeed Wazir, kepada AFP, Rabu (20/1/2016).
Situasi di lokasi penyerangan (REUTERS/Reuters TV) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas militer setempat menyatakan ada 4 pelaku bersenjata yang tewas dalam operasi tersebut. Namun tidak disebutkan lebih lanjut ada berapa pelaku yang menyerang universitas tersebut.
Pasukan militer dikerahkan untuk menangani penyerangan ini (REUTERS/Fayaz Aziz) |
Media setempat melaporkan para pelaku langsung melepas tembakan ke para mahasiswa dan dosen di ruang-ruang kuliah dan asrama. Dilaporkan kebanyakan mahasiswa dan dosen tengah berada di dalam ruang kuliah saat serangan terjadi.
Shabir Khan, seorang dosen Bahasa Inggris mengatakan, dirinya baru akan meninggalkan asrama untuk memberikan kuliah ketika penembakan terjadi. "Kebanyakan mahasiswa dan staf sedang berada di kelas-kelas ketika penembakan dimulai," tutur Khan.
Belum diketahui pasti kelompok maupun pihak yang mendalangi penyerangan ini.
(nvc/ita)












































Situasi di lokasi penyerangan (REUTERS/Reuters TV)
Pasukan militer dikerahkan untuk menangani penyerangan ini (REUTERS/Fayaz Aziz)