Selama ini Erdogan memang dikenal intoleran terhadap kritikan dan pernyataan yang dianggap menyerangnya. Bahkan Erdogan siap mengajukan langkah hukum terhadap setiap komentar yang dianggap menghinanya.
Pekan lalu, Erdogan mendorong para jaksa setempat untuk menyelidiki sejumlah akademisi yang menandatangani deklarasi mengkritik aksi militer di wilayah Kurdi yang ada di Turki bagian tenggara. Hal itu memicu pemimpin oposisi Turki untuk memberikan komentarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda boleh saja tidak setuju dengan isi deklarasi tersebut. Kita juga memiliki masalah dengan hal itu, kita memiliki perbedaan pendapat. Tapi mengapa membatasi kebebasan berbicara?" imbuhnya dalam komentar kepada kongres partainya di Ankara.
Media setempat menyebut, kantor jaksa di Ankara telah mulai menyelidiki komentar Kilicdaroglu tersebut. "Menghina presiden secara terbuka," demikian dilaporkan media setempat soal dakwaan yang dijeratkan kepada Kilicdaroglu.
Sesuai dengan aturan yang berlaku di Turki, menghina presiden merupakan tindak kejahatan dengan hukuman maksimal 4 tahun penjara. Kilicdaroglu yang seorang anggota parlemen Turki menikmati kekebalan dari peradilan, namun parlemen bisa saja menggelar voting untuk menghilangkan kekebalan itu.
(nvc/ita)











































