Militer Israel menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (18/1/2016), wanita Israel berumur 30 tahun itu dilaporkan mengalami luka-luka tusukan yang cukup parah. Insiden penusukan ini terjadi kawasan pemukiman Tekoa di sebelah selatan Yerusalem.
Sementara kondisi pelaku penusukan simpang-siur. Menurut paramedis Israel, warga Palestina itu telah dibawa ke rumah sakit usai ditembak aparat keamanan Israel. Namun pejabat-pejabat Palestina mengatakan, pelaku penusukan tersebut telah tewas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembunuhan ini membuat berang pemerintah Israel yang bersumpah akan memburu pelaku. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mencetuskan, aksi ini merupakan pembunuhan brutal. "Kami akan menemukan teroris tersebut dan dia akan membayar mahal untuk pembunuhan keji ini," tegas Netanyahu.
Wanita Israel tersebut diidentifikasi sebagai Dafna Meir, seorang perawat berumur 38 tahun dan ibu dari enam anak. Saat kejadian penusukan itu, tiga dari enam anaknya tengah berada di rumah bersama dirinya, namun mereka tidak dilukai. (ita/ita)











































