Pasukan keamanan Irak telah mendirikan pos-pos pemeriksaan hari ini di kawasan Dora, sebelah tenggara Baghdad, tempat ketiga warga AS dilaporkan diculik pada Jumat, 15 Januari lalu.
"Kami belum punya indikasi yang jelas mengenai latar belakang menghilangnya mereka," ujar seorang polisi senior Irak yang enggan disebutkan namanya, seperti dikutip kantor berita Reuters, Senin (18/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Minggu, 17 Januari waktu setempat, Departemen Luar Negeri (Deplu) AS menyatakan pihaknya tengah bekerja sama dengan otoritas Irak untuk menemukan warga Amerika yang dilaporkan hilang itu. Namun Deplu AS tidak bersedia mengkonfirmasi apakah ketiganya diculik.
Penculikan ketiga warga AS tersebut pertama kalinya dilaporkan oleh media Al Arabiya yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab. Mengutip sumber-sumber, media tersebut memberitakan bahwa ketiga warga AS tersebut merupakan kontraktor yang dipekerjakan oleh perusahaan-perusahaan AS di bandara Baghdad. (ita/ita)











































