"Ia sedang meliput serangan udara itu. Kemudian kita dikejutkan dengan pesawat yang melintas di atas kita," kata salah seorang wartawan foto Bahir Hameed seperti dilansir dari AFP, Minggu (17/1/2016).
Dilihat dari akun Twitternya, Moujalli adalah wartawan lepas untuk Voice of America dan kantor berita kemanusiaan IRIN. Tahun lalu, setidaknya lima jurnalis tewas menurut Reporters Without Borders (RSF).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat konflik di Yaman ini, lebih dari 5.800 orang dilaporkan tewas sejak Maret 2015 lalu. Dari jumlah tersebut, seperti dicatat PBB, separuhnya merupakan warga sipil. (yds/dnu)











































