Netanyahu menyebut komentar menteri Swedia tersebut keterluan dan bodoh.
"Saya pikir apa yang dikatakan Menteri Luar Negeri Swedia itu keterlaluan, saya pikir itu amoral, tidak adil dan salah," tutur Netanyahu di depan para jurnalis asing seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (15/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah pidatonya pada Selasa, 12 Januari lalu, Wallstrom menyerukan penyelidikan atas pembunuhan lebih dari 100 warga Palestina, khususnya di Tepi Barat sejak Oktober tahun 2015 lalu. Setidaknya 159 warga Palestina telah tewas ditembak aparat keamanan Israel sejak Oktober tahun lalu. Sebagian besar mereka yang tewas adalah para pelaku penusukan terhadap aparat Israel.
Sebelumnya pada Desember 2015 lalu, Wallstrom juga menyebut pasukan militer Israel melakukan eksekusi di luar hukum ataupun menggunakan kekuatan yang tidak seimbang dalam menghadapi para demonstran warga Palestina. Ini terlihat dari jauh lebih besarnya jumlah korban jiwa warga Palestina dibandingkan korban Israel.
(ita/ita)










































